Logo
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Poso

Pemkab Poso Dukung JMS Serentak di 81 Sekolah

Admin Kesbangpol   |   02 Sep 2026   |   Dibaca 13x

Poso – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Poso – Pemerintah Kabupaten Poso mendukung pelaksanaan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Serentak Satu Hari yang dilaksanakan secara serentak di 81 sekolah se-Kabupaten Poso, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 tersebut dipusatkan di Kejaksaan Negeri Poso dan diikuti secara daring oleh Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, M.PSDM, bersama Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Poso turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, Roy A. Pesudo, S.Hut., M.Si. Sementara pelaksanaan kegiatan di tingkat Kabupaten dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Poso, Yos A. Tarigan, S.H., M.H., M.I.Kom., bersama jajaran.

Dari perspektif Kesbangpol Kabupaten Poso, pelaksanaan JMS memiliki nilai strategis dalam mendukung penguatan wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, serta peningkatan kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Edukasi hukum sejak usia sekolah merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap norma serta peraturan perundang-undangan.

Bupati Poso dalam arahannya menegaskan bahwa program Jaksa Masuk Sekolah tidak semata-mata merupakan kegiatan penyuluhan hukum, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentuk karakter generasi muda agar memahami hak dan kewajiban serta mampu mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab.

Jadilah generasi yang cerdas, tetapi juga berkarakter. Jadilah generasi yang berani, tetapi tetap santun. Jadilah generasi yang kritis, tetapi tetap menghormati hukum dan aturan,” pesan Bupati Poso kepada para pelajar.

Sejalan dengan hal tersebut, Kesbangpol Kabupaten Poso memandang bahwa penguatan kesadaran hukum perlu berjalan beriringan dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan, toleransi, persatuan, dan tanggung jawab sosial. Generasi muda merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga ketahanan sosial dan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial juga menjadi perhatian dalam pembentukan karakter generasi muda. Bupati Poso mengingatkan para pelajar agar menggunakan teknologi secara bijak serta mewaspadai berbagai dampak negatif, seperti penyebaran informasi yang tidak benar, perundungan, kekerasan di lingkungan sekolah, dan penyalahgunaan media sosial.

Hukum hadir bukan untuk ditakuti, melainkan untuk melindungi, menjaga ketertiban, dan memberikan keadilan,” tegasnya.

Kesbangpol Kabupaten Poso menilai bahwa upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif membutuhkan sinergi seluruh pihak. Pemerintah daerah, satuan pendidikan, aparat penegak hukum, orang tua, serta masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, maupun perilaku lain yang dapat menghambat perkembangan generasi muda.

Pelaksanaan JMS secara serentak di 81 sekolah menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan edukasi hukum kepada peserta didik di Kabupaten Poso. Kegiatan tersebut juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda secara berkelanjutan.

Kesbangpol Kabupaten Poso menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Poso atas pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah serta komitmennya dalam memberikan edukasi hukum kepada para pelajar.

Semangat “Kejari Poso masuk ke 81 sekolah, satu tekad menuju generasi emas Poso yang kenali hukum, jauhi hukuman!” menjadi pesan penting dalam membangun kesadaran hukum sejak dini.

Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Poso bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, disiplin, berintegritas, kritis, bertanggung jawab, serta taat terhadap hukum, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi emas dan memperkuat persatuan serta ketahanan sosial di Kabupaten Poso.


Kembali ke Berita