Poso,
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Gubernur,
dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memimpin Rapat Kerja Pemerintah Provinsi
Sulawesi Tengah dengan Pemerintah Kabupaten Poso, Jumat (19/9), di Ruang
Torulemba, Rumah Jabatan Bupati Poso.
Raker bertema “Sinergitas
Penyelenggaraan Pemerintahan, Pelaksanaan Pembangunan, dan Pelayanan Masyarakat
Melalui Program 9 Berani” ini diikuti Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar,
Anggota DPRD Provinsi Sulteng, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, Forkopimda
Kabupaten Poso, Sekda Kabupaten Poso, pimpinan perangkat daerah provinsi dan
kabupaten, instansi vertikal, camat, lurah, kades, tokoh agama, tokoh
masyarakat, pemuda, perempuan, serta pimpinan organisasi.
Dalam arahannya, Gubernur
Anwar Hafid menegaskan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah provinsi
dan kabupaten/kota untuk mempercepat pembangunan.
> “Kita harus satu
pemahaman. Suksesnya Kabupaten Poso adalah suksesnya Sulawesi Tengah. Tanpa
sinergitas, kita akan lambat. Karena itu kita cari percepatan dengan membangun
komitmen bersama,” tegasnya.
Beliau menargetkan
penurunan angka kemiskinan minimal 1 persen per tahun, sehingga pada 2029
Sulawesi Tengah berada di bawah rata-rata nasional. Fokus utama diarahkan pada
penguatan akses pendidikan dan kesehatan.
Beberapa implementasi
Program 9 Berani yang dipaparkan meliputi:
BERANI Cerdas – Wajib
belajar 12 tahun, bebas pungutan SMA/SMK/SLB, BOSDA untuk sekolah swasta.
BERANI Sehat – Universal
Health Coverage berbasis KTP Sulteng.
BERANI Menyala –
Pembangunan PLTS di Bangkep dan Balut.
BERANI Lancar –
Pembangunan infrastruktur jalan desa.
BERANI Berdering –
Pemerataan jaringan komunikasi.
BERANI Tangkap –
Penyediaan 50 kapal tangkap modern per tahun mulai 2026.
BERANI Panen Raya –
Penyediaan bibit kelapa untuk lahan produktif.
BERANI Berintegritas &
BERANI Berkah – Penguatan nilai keagamaan, termasuk gerakan shalat berjamaah di
masjid.
Gubernur juga menyoroti
percepatan penyelesaian Pelabuhan Salakan, peningkatan akses jalan, dan
penyediaan air bersih sebagai kebutuhan mendesak.
Bupati Poso dr. Verna GM
Inkiriwang dalam sambutannya memaparkan visi pembangunan daerah dalam
RPJMD 2025–2029:
> “Kabupaten Poso Makin
Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.”
Visi tersebut diwujudkan
melalui tujuh misi pembangunan:
1. Poso Pintar –
Meningkatkan kualitas SDM unggul dan berdaya saing.
2. Pertanian Maju –
Mendorong sektor pertanian modern, mandiri, dan berkelanjutan.
3. Pariwisata Berdaya
Saing – Menjadikan Poso sebagai destinasi wisata utama Sulawesi.
4. Poso Sehat – Memperkuat
layanan kesehatan prima, merata, dan terjangkau.
5. Poso Harmoni dan
Sejahtera – Membangun kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.
6. Poso Hebat –
Transformasi tata kelola birokrasi yang bersih dan melayani.
7. Poso Mantap
Berkelanjutan – Revitalisasi infrastruktur untuk pembangunan berkelanjutan.
> “Visi ini bermakna
adanya tekad dan komitmen kita untuk membawa Kabupaten Poso ke tingkat yang
lebih tinggi, menciptakan masyarakat mandiri, sejahtera, dan berdaya saing
dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Bupati Verna.
Rapat kerja ini menjadi
momentum strategis memperkuat sinergi antara program prioritas Pemerintah
Provinsi Sulawesi Tengah dan arah pembangunan Kabupaten Poso. Dengan dukungan
seluruh elemen, percepatan pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran dan
bermanfaat bagi masyarakat luas.